106 - Hadits riwayat Abu Sa`id Al Khudri ra. ia berkata: Kaum muslimin di masa Rasulullah saw. bertanya: Wahai Rasulullah, apakah kami dapat melihat Tuhan kami di hari kiamat? Rasulullah saw. bersabda: Ya! Kemudian beliau melanjutkan: Apakah kalian terhalang melihat matahari di siang hari yang cerah, yang tidak ada awan sedikitpun? Apakah kalian terhalang melihat bulan pada malam purnama yang cerah tanpa ada awan sedikitpun? Kaum muslimin menjawab: Tidak, wahai Rasulullah. Rasulullah saw. bersabda: Kalian tidak akan terhalang melihat Allah ta`ala pada hari kiamat, sebagaimana kalian tidak terhalang melihat salah satu dari matahari dan bulan.
Ketika hari kiamat terjadi, ada penyeru yang mengumumkan: Setiap ummat hendaklah mengikuti apa yang dulu disembah. Maka tidak tersisa orang-orang yang dulu menyembah selain Allah yakni berhala, kecuali mereka berjatuhan ke dalam neraka.
Hingga yang tinggal hanya orang-orang yang menyembah Allah ada yang baik dan ada yang jahat serta sisa-sisa Ahli Kitab, maka dipanggillah orang-orang Yahudi. Mereka ditanya: Apa yang dulu kalian sembah? Mereka menjawab: Kami menyembah Uzair bin Allah. Dikatakan: Kalian dusta! Allah tidak menjadikan seorangpun sebagai shahabat atau anak. Lalu apa yang kalian inginkan? Mereka menjawab: Kami haus, wahai Tuhan kami berilah kami minum. Lalu ditunjukkan pada mereka: Kenapa kalian tidak datang ke
Kemudian orang-orang Nasrani dipanggil. Mereka ditanya: Apa yang dulu kalian sembah? Mereka menjawab: Kami menyembah Al Masih bin Allah. Dikatakan kepada mereka: Kalian dusta! Allah tidak menjadikan seorangpun sebagai shahabat atau anak. Apa yang kalian inginkan? Mereka menjawab: Kami haus ya Tuhan, berilah kami minum. Lalu ditunjukkan pada mereka: Kenapa kalian tidak datang ke
Ketika yang tinggal hanya orang-orang yang dulu menyembah Allah ta`ala -yang baik dan yang jahat-, maka Allah datang kepada mereka dalam bentuk yang lebih rendah daripada bentuk yang mereka ketahui. Dia berfirman: Apa yang kalian tunggu? Setiap umat mengikuti apa yang dulu disembah. Mereka megucapkan: Wahai Tuhan kami! Di dunia, kami memisahkan diri dari orang-orang yang sebenarnya sangat kami butuhkan (untuk membantu penghidupan di dunia) dan kami tidak mau berkawan dengan mereka (karena menyimpang dari jalan yang digariskan oleh agama). Allah berfirman: Akulah Tuhan kalian! Mereka mengucap: Kami mohon perlindungan kepada Allah darimu. Kami tidak akan mensekutukan Allah dengan apapun (ini diucapkan dua atau tiga kali), sampai sebagian mereka hampir-hampir berubah (berbalik dari kebenaran, karena cobaan berat yang berlaku saat itu) Allah berfirman: Apakah antara kalian dan Dia ada tanda-tanda, sehingga dengan demikian kalian dapat mengenal-Nya? Mereka menjawab Ya. Lalu disingkapkanlah keadaan yang mengerikan itu. Setiap orang yang hendak bersujud kepada Allah dengan keinginan sendiri, pasti mendapat izin Allah. Sedangkan orang yang akan bersujud karena takut atau pamer, tentu Allah menjadikan punggungnya menyatu (sehingga tidak bisa bersujud). Setiap kali hendak bersujud, dia terjungkal pada tengkuknya. Kemudian mereka mengangkat kepala mereka, sementara itu Allah telah berganti rupa dalam bentuk yang mereka lihat pertama kali. Allah berfirman: Akulah Tuhan kalian. Mereka menyahut: Engkau Tuhan kami. Kemudian suatu jembatan dibentangkan di atas neraka Jahanam dan syafa`at diperbolehkan. Mereka berkata: Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah.
Pada saat orang-orang mukmin telah terbebas dari neraka, maka demi Dzat yang menguasai diriku. Tak ada orang yang begitu menaruh perhatian dalam mencari kebenaran, melebihi orang-orang mukmin yang mencari kebenaran kepada Allah demi kepentingan saudara-saudara mereka yang masih berada di neraka. Mereka berkata: Wahai Tuhan kami, mereka dulu berpuasa bersama kami, shalat dan beribadah haji. Lalu difirmankan kepada mereka: Keluarkanlah orang-orang yang kalian kenal. Maka bentuk-bentuk mereka diharamkan atas neraka. Mereka mengeluarkan banyak orang dari neraka.
Orang-orang mukmin itu berkata: Ya Tuhan kami, di dalam neraka tidak ada lagi seorangpun yang Engkau perintahkan untuk dikeluarkan. Allah berfirman: Kembalilah! Siapa saja yang kalian temukan di hatinya ada kebaikan meski hanya seberat dinar. Keluarkanlah. Kembali mereka dapat mengeluarkan banyak orang. Lalu mereka berkata: Ya Tuhan kami! Kami tidak tahu apakah di neraka masih ada orang yang Engkau perintahkan untuk dikeluarkan.
Allah berfirman: Kembalilah! Siapa saja yang kalian temukan di hatinya ada kebaikan maski hanya seberat setengah dinar, keluarkanlah. Mereka dapat mengeluarkan lagi banyak orang. Setelah itu mereka berkata: Ya Tuhan kami! Kami tidak tahu, apakah di
Abu Sa`id Al Khudriy berkata: Jika kalian tidak mempercayaiku mengenai hadits ini, maka bacalah firman Allah: (Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar dzarrah. Dan jika ada kebaikan sebesar atom, niscaya Allah akan melipat-gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar). Allah ta`ala berfirman:
Rasulullah saw. meneruskan: Lalu mereka keluar bagaikan mutiara. Di leher mereka ada kalung, sehingga para ahli surga dapat mengenali mereka. Mereka adalah orang-orang yang dibebaskan Allah, yang dimasukkan oleh Allah ke dalam surga, tanpa amal yang mereka kerjakan dan tanpa kebaikan yang mereka lakukan. Kemudian Allah berfirman: Masuklah kalian ke dalam surga. Apapun yang kalian lihat, itu adalah untuk kalian. Mereka berkata Ya Tuhan kami. Engkau telah memberi kami pemberian yang belum pernah Engkau berikan kepada seorangpun di antara orang-orang di seluruh alam. Allah berfirman: Di sisiku ada pemberian untuk kalian yang lebih baik daripada pemberian ini. Mereka berkata: Ya Tuhan kami, apa lagi yang lebih baik daripada pemberian ini? Allah berfirman: Ridha-Ku, sehingga Aku tidak akan murka kepada kalian sesudah itu, selamanya
- 1880 reads

Recent comments
2 weeks 2 days ago
4 weeks 1 day ago
4 weeks 5 days ago
4 weeks 5 days ago
5 weeks 4 days ago
5 weeks 5 days ago
5 weeks 5 days ago
5 weeks 5 days ago
5 weeks 5 days ago
7 weeks 1 day ago