Skip to main content

364 - Hadits riwayat Imran bin Hushain ra. ia bercerita:

364 - Hadits riwayat Imran bin Hushain ra. ia bercerita: Aku pernah bersama Nabi saw. dalam suatu perjalanan kami, sempat kemalaman di tengah jalan.

Ketika menjelang Shubuh kami tertidur hingga matahari terbit. Orang pertama di antara kami yang bangun ialah Abu Bakar. Kami tidak pernah membangunkan Nabi saw. hingga beliau bangun sendiri. Kemudian Umar bangun. Dia berdiri di dekat nabi saw. mengumandangkan takbir dengan suara tinggi sehingga Rasulullah saw. terbangun.

Ketika mengangkat kepala, beliau melihat matahari sudah hampir terbit. Beliau bersabda: Ayo berangkat. Kamipun meneruskan perjalanan bersama dengan beliau. Ketika matahari nampak memutih beliau turun (dari tunggangan) dan shalat qadha Shubuh.

Seseorang dari suatu kaum memencilkan diri, tidak shalat bersama kami. Selesai shalat, Rasulullah saw. bertanya kepada lelaki itu: Hai fulan! Apa yang membuatmu tidak shalat bersama kami? Lelaki itu menjawab: Wahai Nabi Allah, aku tengah junub. Maka Rasulullah saw. menyuruhnya tayammum dan shalat. Kemudian dia bergegas mendekati hewan kendaraannya yang ada di dekatku.

Kami mencari air karena merasa haus sekali. Tiba-tiba kami bertemu dengan seorang wanita dengan rambut terurai dan kedua kakinya berada di antara dua tempat air. Kami bertanya kepada wanita itu: Di mana ada air? Air susah dicari, air susah dicari, tidak ada air untuk kalian, jawab wanita itu.

Kami bertanya: Berapa lama perjalanan untuk mendapatkan air dari sini? Wanita itu menjawab: Sehari semalam. Kami berkata: Temuilah Rasulullah. Perempuan itu berkata: Apa itu Rasulullah? Kami tidak mampu berbuat apa-apa hingga kami pergi menemui Rasulullah saw. dengan wanita tersebut. Ketika ditanya oleh Rasulullah saw. dia menjawabnya dengan jawaban pertanyaan kami sebelumnya.

Wanita itu memberitahu Rasulullah bahwa ia adalah seorang ibu, mempunyai dua anak yatim. Kemudian Rasulullah saw. menyuruh untuk mengambilkan unta pembawa air. unta itu berlutut. Beliau meludah pada dua mulut tempat air tersebut (dengan izin Allah, dua tempat itu penuh dengan air).

Kami semua meminumnya hingga segar. Jumlah kami saat itu empat puluh orang dan semuanya sangat kehausan. Kami penuhi semua tempat kulit dengan air. Ada pula teman kami yang sempat mandi junub. Hanya saja kami tidak memberi minum pada unta yang nampak keberatan dengan dua tempat air yang penuh.

Rasulullah saw. bersabda: Berikan apa yang ada pada kalian. Lalu kami kumpulkan semua yang ada pada kami untuk wanita tadi. Rasulullah bersabda: Pergilah, dan berikan makanan ini kepada keluargamu. Juga beritahukan bahwa aku tidak mengurangi airmu sedikitpun.

Ketika wanita itu tiba di keluarganya, ia berkata: Sungguh aku telah bertemu seorang ahli sihir atau dia seorang Nabi seperti yang dia kira. Dia sanggup melakukan ini itu. Akhirnya Allah memberi hidayah kepada beberapa keluarga berkat jasa perempuan tersebut. Mereka dan juga wanita itu akhirnya sama-sama masuk Islam